Halooo..😀

Lama banget saya ga posting, hihihi.. Mumpung masih hangat suasana lebaran, pengen ngucapin mohon maaf lahir dan batin ya untuk semua jika ada hal-hal yang kurang berkenan dari saya maupun segala yang tertuang dalam blog ini..😉

Well, kali ini saya tetep random posting, meskipun sudah lama ga ngeblog, hehehe..😀

This year my life is full of surprises and full of  blessings form The Almighty Allah SWT. Salah satunya, saya dan suami kembali dipercaya untuk menambah momongan, hehehe.. iyaaa, bener! saat ini saya sedang hamil anak kedua (14 weeks), alhamdulillah..  Nah, dipostingan kali ini sebenernya pengen banget curhat😛 *ampun ya, ga banget postingannya, hihihi*

Saya pengen banget makan sushiiiiiiiii… huhuhu.. :((((( *nangis guling-guling* Iya, tau banget deh kalo lagi hamil sebaiknya ga makan yang mentah-mentah dulu, tapiiiii.. semakin diinget-inget, semakin ngiler.. kasian ya😀 Pengen banget makan salmon crispy aburi, the most delicious sushi ever! atau salmon makki, sushi yang paling sederhana bikinnya ini juga termasuk menu favorit yang ga ketinggalan dipesan kalo sedang makan di Sushi Tei. Ini nih gambarnya,

..the most delicious ever! Salmon crispy aburi..

..Salmon Makki..

 

 

 

 

 

 

 

 

Ga terlalu banyak bagian mentah-mentahnya sebetulnya, karena saya juga belum terlalu suka sashimi, itupun baru bisa makan yang salmon. Kalo inget sashimi, jadi inget cerita ini..

Saya pernah ikut dinner Board meeting di salah satu resto Jepang, bukan Sushi Tei, hidangannya macem-macem, mulai dari sushi, udon, sampai sashimi dari beraneka jenis ikan, ga cuma salmon, dan baunya ada yang sedikit amis, kalo salmon kan ga terlalu amis kalo betul-betul fresh. Nah waktu itu, saya cuma makan sushi bagian saya, sashiminya ga tersentuh sama sekali. Salah satu anggota ex-comm ada yang suka banget sashimi, pas liat punya saya masih utuh, dia langsung tanya, “loh, ko ga dimakan Jess?”. Saya pun jawab dengan muka polos, “ga suka bu..” *sambil nyengir kuda*

Seketika, mereka berhenti makan dan ketawa bareng-bareng denger jawaban saya, huks.. Setelah beberapa detik, mungkin karena kasihan, ada salah satu anggota ex-comm lainnya yang belain saya. Dia bilang, dia pun baru bisa makan sashimi setahun terakhir, itupun karena dipaksa oleh bossnya (for the record, usia bapak ini jelas jauh lebih tua dari saya, jadi ga papa dong, saya saat ini masih belum bisa makan sashimi, hehe).

Oke, kembali ke sushi.. Paling enak makan sushi itu di Sushi Tei Plaza Indonesia-Jakarta, karena rata-rata bahan bakunya fresh. Saya pernah makan di Sushi Tei Bandung, ternyata salmonnya sama sekali ga fresh, jadinya agak bau amis dan ga renyah pas dimakan. Salahnya lagi, waktu di Bandung itu saya pas ajak suami saya buat makan sushi untuk pertama kali, jadinya runyam first impression dia ke sushi. Padahal asik banget, kalo bisa ajak dia makan sushi kapan aja, hehehe..

Hmm… jadi ngiler banget ngebayangin salmon crispy aburi, rasanya melted di mulut gitu pas dimakan, hehe.. *lebay*

Si Kepompong

Mari kuperkenalkan dengan pendatang baru di dunia maya, sebut saja dia “si kepompong”, seorang perempuan dengan karakter kuat dan bisa membuat orang lain sekuat dia. Kenapa dipanggil kepompong? karena aku yakin suatu hari nanti dia akan terbang sebagai kupu-kupu yang cantik🙂 Sudah bertahun-tahun aku mengenal dia, berikut cerita singkatnya.

Kesan pertamaku dia adalah seorang yang judes, ngomong kalo ada perlunya, tapi kalo ketawa kaya gunung meletus, hahaha.. Ternyata nasib membuatku harus serumah dengan dia di Rumah Mawar. Setelah kenal ternyata dia juga yang paling cerewet, bawel, tapi juga paling kuat sekaligus rapuh di rumah.

Seiring berjalannya waktu, tinggal bersama 6 orang lainnya di Rumah Mawar, kami semua terikat rasa persahabatan. Gimana enggak ya, kalo ada yang sakit, siapa lagi yang menolong kalau bukan teman serumah? termasuk juga sakit hati, hehe.. Kapan-kapan aku akan cerita tentang keunikan masing-masing anggota Rumah Mawar ini.

Si kepompong inilah yang menyeretku pertama kali ke Dokter Kulit untuk facial, yang sakitnya minta ampun itu, dan ternyata setelah beberapa waktu aku baru dikasih tahu ternyata itu juga first time buat dia, jadi dia ga tahu juga apakah facial di tempat itu enak atau engga, menyebalkan. Ga hanya itu, banyak kasus dia menyeret pertama kali untuk hal lainnya : koleksi buku, pake high heels, dandan, pake jilbab, ikut pengajian, dll.

Banyak waktu juga untuk main, belanja, makan, cerita, ketawa dan nangis bareng. Dan dari si kepompong ini pula aku banyak belajar dewasa, jadi perempuan tangguh, kuat tapi tetap elegan (gaya yee..)

Yang pasti aku yakin bahwa Allah pasti akan membuatnya terbang menjadi kupu-kupu yang cantik🙂

Ready to face 2011, ganbatte!

it’s now 2011 and i’m getting older😀

we welcome you 2011🙂

Tahun 2010 menjadi enlightenment time dalam hidup saya dimana akhirnya saya dipindah dari unit kerja saya yang lama, karena saya mulai demotivated disana dan alhamdulillah sekarang lebih bersemangat untuk kerja dan juga semangat untuk hal-hal lainnya. Agak lebay ya, tapi ya begitulah adanya. Sebuah perubahan kecil terkadang membawa pengaruh besar dalam hidup seseorang.

2010 juga menjadi tahun penuh berkah dalam keluarga kecil kami, menjadi saksi milestones si kecil raza, membuat kami terkagum-kagum menyaksikan perkembangan bayi tumbuh menjadi anak kecil yang suka mondar mandir sana sini. Belajar menjadi seorang ibu dengan banyak bantuan suami yang alhamdulillah bisa working from home selama setahun terakhir dan semoga seterusnya, hehe.. WFH ini sering bikin saya iri sama suami sendiri, semoga saya bisa nyusul begitu secepatnya😀

1 November 2010, kami berhasil membuka our little baby onlineshop, Lovelytots. Dan alhamdulillah berjalan lancar, semoga semakin hari bisa semakin besar. Mengingat toko ini masih kami sendiri yang mengurus A-Z nya, jadi harus pinter-pinter memanfaatkan setiap jeda waktu yang ada, baik dirumah maupun di kantor. Masih banyak kekurangan disana sini, tapi akan kami coba untuk membenahi sedikit demi sedikit. Dari hal ini juga, kami belajar menjalankan sebuah bisnis dari nol, justru dengan terjun langsung begini, banyak pelajaran yang kami dapat, tidak sekedar teori.

Oke, rasa syukur kami persembahkan kepada Allah SWT, karena segala sesuatu adalah campur tanganNya.

Tahun 2011, saya punya beberapa resolusi :

  1. Lebih meng-explore dunia healthy cooking, supaya lebih mahir lagi jadi home chef.
  2. Meng-organize waktu dengan lebih efisien, banyak hal yang harus di-manage seorang working mom sekaligus penjaga toko.
  3. Bisa bawa mobil sendiri kemana-mana, jadi bisa gantiin suami biar capeknya bagi dua😀
  4. Nabung dan investasi.
  5. Baca lebih banyak buku.
  6. Rutin gosok gigi sebelum tidur dan ga males make cream2 yang udah dibeli.

Tetap semangat !🙂

Happy Birthday Cupi-cupi :)

he's cute rite?

he's cute rite?

A year ago, right at this time, saya  yang ditemani suami di ruang 204 Happyland mulai terengah-engah kesakitan. Dokter memasukkan 2 kali pil induksi ke dalam tubuh saya, ya 2 kali, sepertinya little creature ini betaah sekali berada di rahim mamanya. Sudah 10 hari duedate terlewati, masih belum ada tanda2 pembukaan, meskipun tiap malam saya semakin susah tidur karena kontraksi yang datang berkali-kali. Akhirnya dini hari itu, saya tidak tahan lagi, karena kontraksi yang semakin sering. Pergilah saya bersama suami dan kedua orang tua kami ke Happyland. Sesampainya di ruang UGD, suster menyampaikan kepada kami, saya sudah mulai pembukaan, tapi baru 1, weleeh..😀

Pagi jam 8, Dokter melakukan usaha induksi pertama. Jam 12 siang masih belum ada perubahan yang berarti, anteng aja dianya di dalam perut mama😀 Akhirnya jam 1 siang, saya diinduksi untuk yang kedua kali. Jam 2, saya mulai merasakan desakan-desakan di dalam perut bawah. Masih berusaha tenang dan tetap berdoa bersama suami, sambil menerapkan ilmu2 hypno yang diajarin selama senam hamil.. (meskipun akhirnya lupa semua pas akhir2, haha😀 )

Jam 4 sore, saya mulai mengaduh sampai akhirnya suami saya memanggil suster, dan setelah diperiksa saya sudah baru pembukaan 4, suster pun langsung memindahkan saya ke Labor Room.

Panik? jelas..😀 ketika membayangkan gunting, pisau, dan jarum operasi saya langsung lemas, meskipun saya tetap berkomitmen untuk melahirkan secara normal, tapi meski normal kan tetap dijahit-jahit tuh.. Tapi saya kembali memfokuskan diri untuk memperjuangkan something i want most, bertemu dengan little creature yang selama 9 bulan menemani kemanapun saya pergi. Saya yakin bisa melahirkan normal dan alhamdulillah juga akhirnya bisa. Ini jihad seorang perempuan, beruntung bukan?🙂

Menjelang maghrib, hmmmm… semakin ga keruan rasanya! hahaha..

Alhamdulillah saya punya suami penyabar, dia terus mengiringi saya berdoa, meskipun sempat saya omel-omelin, hehehe.. (kalo sekarang ditanya, dia bilang saya kaya orang lain pas maw melahirkan, suami sendiri diomelin :D) Susternya dengan semangat 45 teriak-teriak, “ayo buu, doroong, yang kuaaat, marah bu, maraaahhh”, sempet bingung saya, kenapa disuruh marah ya, haha.. Jam 6.30 dokternya muncul bersama dengan dokter anak yang mendampingi, trus mereka nyanyi2 aja gitu dengan santainya sementara saya kesakitan.

Finally setelah melewati proses vacuum, karena mamanya sudah mulai kelelahan untuk mengejan dan detak jantungnya mulai melemah, he popped up! Wuuusshhh, lega sayaa.. Abis itu saya ga peduli lagi dengan apa yang dokter lakukan di bawah sana😀 karena si little creature ini sudah ada dalam pelukan saya.

time flies, he’s a toddler now..

Tengkurep Perdana :)

Tengkurep Perdana🙂

Raza 11 mos

mau pizzanya dong maa😦

He's my highly important boss :D

He's my highly important boss😀

 

 

 

 

Menjadi seorang Ibu, bukanlah hal yang mudah, tetapi sangat banyak pembelajaran yang kita peroleh dari perjuangan membesarkan anak.

Raza, mamapapa sayaaang Raza, cinta untukmu luar biasaaa.. Let’s jump higher with us cupi-cupi !😉

Penggunaan Cloth Diaper (clodi) pada Newborn Baby?

LovelyTots Online Baby Store
Bagaimana penggunaan Modern Cloth Diaper pada Newborn Baby ?

cloth diaper on newborn baby

Newborn baby memang perlu treatment khusus dalam pemakain clodi, karena selain perlu kehati-hatian dalam merawat tali pusatnya hingga mengering, juga karena frekuensi pup pada newborn baby masih sangat sering. Untuk itu, newborn baby memerlukan jenis clodi khusus yang biasa disebut All in Two (AI2) diaper.

AI2 clodi berbeda bentuk dengan Pocket Diaper, jika insert pada pocket diaper dimasukkan ke dalam kantong diantara inner dan outer, insert pada AI2 diaper hanya di tempelkan pada outer, biasanya lapisan suede inner akan dijahit menyatu dengan insert sehingga kulit bayi tetap bersentuhan dengan bahan yang halus.

Sistem insert pada AI2 clodi didesain untuk memudahkan penggantian ketika bayi pup, sehingga cukup mengganti insert dengan yang bersih dan ditempelkan kembali pada outer, dengan catatan outer tidak terkena noda pup. Dengan frekuensi pup yang sering, bunda dapat mengganti insert dengan alas ompol yang berdaya serap tinggi, namun hal ini akan membuat clodi terlihat agak bulky.

Untuk perawatan tali pusat, beberapa merk clodi mempunyai desain khusus untuk newborn baby, sehingga memberi ruang untuk tali pusat. Namun Bunda juga dapat melipat sisi depan outer clodi untuk jenis clodi biasa agar tidak menutupi tali pusat.

Selain hal-hal tersebut di atas pada dasarnya perawatan clodi untuk newborn baby sama dengan perawatan clodi lainnya.

Happy cloth diapering Bunda😉

Dari berbagai sumber,
Admin LovelyTots Online Baby Store

Mengenal Cloth Diaper (clodi) Lebih Dekat

LovelyTots Online Baby Store
Apa sih Modern Cloth Diaper?

Modern Cloth Diaper diartikan secara harfiah adalah popok kain modern.
Kalau popok kain yang konvensional (biar ga pake istilah lama/kuno) biasa dipakai dari jaman ibu-ibu kita yang bentuknya hanya berupa kain panjang bertali.
Sedangkan popok kain modern baru dikenal sejak tahun 1998, tetapi mulai digemari oleh ibu-ibu muda sekarang ini untuk digunakan pada bayi mereka.

Modern Clodi ini terdiri dari tiga lapis, 1 lapisan luar yang biasanya berbahan ‘breathable PUL’, semacam kain plastik yang tahan air. 1 lapisan yang paling dekat dengan kulit bayi, biasanya terbuat dari bahan Suede atau Fleece, sekarang juga sudah banyak yang berbahan Bamboo, dimana bahan satu konon kabarnya lebih ‘stay dry’ sehingga nyaman dan aman untuk kulit bayi. Kemudian lapisan yang berada diantara kedua lapis tersebut, biasa disebut Insert yang biasanya terbuat dari bahan microfiber, microterry, hemp dan Bamboo. Untuk ‘All in One’ Diaper, lapisan ini dijahit diantara lapisan inner dan outer, sedangkan untuk ‘Pocket Diaper’ insert dapat di-keluar-masuk-kan ke dalam pocket yang merupakan ruang diantara lapisan inner dan outer.

Apa yang membedakan bahan-bahan insert tersebut?
Biasanya akan terlihat pada kualitas penyerapan, berapa jam akan bertahan dari kebocoran. Urutan kualitas sebagai berikut :
– Microfiber : bertahan sekitar 3 jam
– Microterry : bertahan 3-4 jam
– Bamboo : bertahan 4-5 jam
– Hemp : 5-6 jam
Untuk penggunaannya bisa didouble dan dikombinasikan macam-macam bahan tersebut.
Catatan : ketahanan tersebut juga bergantung dari kuantitas pipis bayi.

Bentuknya hampir sama dengan pospak (popok sekali pakai), pengaitnya bisa berupa kancing (snap) atau prepet (velcro/aplix), biasanya kancing lebih awet, tetapi untuk alasan kemudahan pemakaian pada bayi yang sudah banyak gerak, pilihan velcro/aplix menjadi cukup rasional.

Biasanya Pocket Diaper hanya memiliki satu ukuran dari bayi dengan berat 3 – 15 kg. Ko bisa? Tentu, karena ukuran clodi ini bisa disesuaikan dengan ukuran bayi kita dengan membuka tutup kancing pada lapisan outer.

Bagaimana mekanisme kerja Modern Cloth Diaper?

Cara kerja modern Clodi hampir sama dengan pospak, jadi modern clodi ini bisa menyerap pipis bayi dan menahannya selama 3 – 8 jam tergantung dari kualitas bahan insert. Jika bayi pup, tentu harus langsung diganti. Bersihkan pupnya dan cuci clodi seperti biasa.
Bedanya dengan pospak, modern clodi bisa dicuci dan digunakan berulang ulang, bahkan bisa diwariskan untuk anak yang selanjutnya.

Mengapa harus memilih Modern Cloth Diaper? Apa keuntungannya?

Manfaat untuk bayi kita :
– Kulit bayi jadi lebih sehat karena clodi tidak mengandung berbagai bahan kimia berbahaya sebagaimana terkandung dalam pospak.
– Mencegah ruam popok
– Lebih nyaman untuk kulit bayi
– Membantu dalam latihan pup sendiri (potty training)
– Motifnya lucu-lucu.

Manfaat untuk Ayah Bunda :
– HEMAT, ko bisa?
Dari pengalaman pribadi dan juga pengalaman ayahbunda lainnya, untuk anak yang heavy wetter (banyak pipisnya), per bulannya bisa membutuhkan 3 pack jumbo pospak yang jika dirupiahkan kurang lebih Rp 300.000 per bulannya. Hitung saja berapa juta yang harus dikeluarkan untuk pembelian pospak setiap anak sampai umur 2 tahun, itu baru hitungan untuk satu anak, bagaimana dengan anak kedua, ketiga, dan seterusnya.
Untuk clodi, mungkin akan berat investasi awalnya, namun untuk selanjutnya anda hanya perlu perawatan.
– Jika digunakan dan dirawat dengan baik, bisa dijual kembali lho😉
– Nyaman dan mudah pemakaiannya.

Manfaat untuk lingkungan :
– Sebagai seorang ‘smart parent’ kita juga perlu untuk ikut andil dalam menjaga lingkungan, dengan menggunakan clodi berarti anda sudah mengurangi jumlah sampai yang sulit terurai dari penggunaan pospak.
– Selain itu juga mengurangi penggunaan kertas yang digunakan sebagai bahan pembuat pospak, dan tentu saja mengurangi penebangan kayu.

Berapa banyak Modern Cloth Diaper yang dibutukan untuk satu anak?
Dengan asumsi, tiap anak membutuhkan 5 buah clodi dalam satu hari, maka untuk permulaan (starter), kita dapat menyiapkan 8-10 clodi. Untuk cadangan, jaga-jaga hari mendung dan 5 clodi di hari pertama tidak kering, dibutuhkan 5 buah clodi cadangan, sehingga total kebutuhan clodi untuk satu anak adalah 15 buah clodi.

Bagaimana mencuci dan merawat Modern Cloth Diaper?

Pre-wash
Modern clodi membutuhkan pre-wash sebelum digunakan, biasanya 3-7 kali cuci-kering. Mengapa perlu pre-wash? karena hal ini dilakukan untuk menghilangkan kandungan bahan kimia pada kain clodi dan untuk memaksimalkan penyerapan pada insert dan inner clodi.

Untuk perawatan sehari-hari, JANGAN gunakan pemutih dan pelembut (softener) untuk mencuci clodi, karena sebagaimana halnya lilin, pelembut akan menempel pada serat-serat kain insert maupun inner, sehingga penyerapan menjadi kurang optimal.

Bagaimana menghilangkan noda dan bau pada Clodi?
Untuk noda, cukup cuci sampai bersih lalu jemur clodi dibawah terik sinar matahari yang akan secara natural menghilangkan noda pada clodi.
Untuk bau, cukup teteskan sedikit essential oil (yang biasa digunakan untuk aromatheraphy), lalu lanjutkan cuci clodi seperti biasa.

Cara pencucian Clodi :
– Keluarkan insert dari Pocket Clodi
– Untuk Velcro/Aplix, kencangkan prepet atau bisa dengan membalik clodi.
– Cuci dalam air bersama 1/4 cup detergen khusus bayi atau detergen khusus mesin cuci.
– Keringkan hingga clodi dan insert benar-benar kering, bisa dengan menggunakan mesin cuci, insert lebih baik jika dilipat.
– Keringkan di bawah terik sinar matahari
– JANGAN menyetrika clodi dan insert.

So, as smart parent modern cloth diaper would be a good-choice for you and your baby🙂

Dari berbagai sumber,
Admin LovelyTots Online Baby Store

Janji dan Sumpah Bocah Pirikan

Kurang lebih 7 tahun saya melangkah keluar dari boulevard SMA Taruna Nusantara, sekolah yang letaknya sangat jauh dari keramaian kota. Sekolah yang konon kabarnya didesain untuk mencetak calon pemimpin di masa yang akan datang, sekolah yang membuka mata saya lebih luas menjelajah. Saya pun siap melanjutkan hidup dan pendidikan di tempat lain, dengan membungkus semua semangat, nasehat, memori, idealisme, pengalaman, pelajaran, dan pengembangan diri. Time flies 🙂

Selangkah kemudian, saya menjalani pendidikan di STAN selama 3 tahun, bukan pilihan hati, tetapi demi menjembatani sebuah keinginan dari orang tua saya. Di tempat ini segala sesuatunya berbanding terbalik dengan yang saya alami di SMA TN, tidak ada idealisme nasionalisme hanya doktrin agama yang terkadang membuat diri terprovokasi, tidak ada kerja keras untuk belajar hingga pagi hanya ada ‘sistem kebut semalam’, tidak ada aturan, tidak ada ikatan persaudaraan hanya persahabatan sempit, dan tidak ada nasehat dari pembimbing, banyak lagi tidak ada lainnya. Singkatnya, ‘bungkusan’ yang saya pegang erat-erat ketika keluar dari SMA TN pun hilang menguap entah kemana. Otak saya jalan di tempat, tidak ada tantangan.

Waktu kembali bergulir untuk saya, hingga saya memasuki sekolah baru saya di Universitas Indonesia. UI masih lebih baik dari STAN bagi saya, sekali lagi bagi saya, no offense 🙂 Di UI perkembangan otak saya mulai kembali berjalan, tetapi memang hanya sebatas kemampuan akademik yang terasah. Minimal saya menghidupkan kembali kemampuan daya analitis saya, kembali melek dengan perkembangan dunia. UI memang mempersiapkan bibit-bibit profesional di dunia kerja, terlihat dari komitmen pembimbingnya.

Beberapa hari yang lalu saya dan suami menghadiri acara Reuni Akbar Ulang Tahun SMA Taruna Nusantara yang ke-20, awalnya kami ragu untuk hadir atau tidak sebab kebetulan cuti saya belum di-approved oleh atasan saya, tetapi karena merasa sebagai pasangan yang dipertemukan secara langsung dan tidak langsung oleh SMA Taruna Nusantara, akhirnya kami memutuskan untuk hadir.

Di luar dugaan kami, melangkahkan kaki memasuki pelataran SMA TN ternyata menguraikan kembali semua semangat dan janji yang dulu pernah mengikat kami. Menyanyikan hymne SMA TN di balairung tetap membuat bulu kuduk merinding, tetap membawa haru.

Dengan semua pernak pernik yang ada, akhirnya saya tersadar kembali akan satu hal, janji dan sumpah yang pernah terucap 7 tahun lalu saat masih mengenakan seragam putih abu-abu..

MEMBERIKAN KARYA TERBAIK BAGI BANGSA DAN NEGARA

Selalu melakukan yang terbaik di setiap langkah yang ditempuh, sekecil apapun itu, dimanapun kita berada, untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Karena “menjadi yang terbaik itu konsekuensinya seumur hidup” (Sadja, 1995).

Tidak main-main bukan, kalimat itu terasa membakar semangat untuk melakukan lebih dan lebih lagi, untuk memacu diri belajar lebih banyak lagi, karena perjuangan memperbaiki diri dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik itu tidak pernah ada ujungnya. Dan kalimat ini akan menjadi racun bagi alumni SMA Taruna Nusantara, seumur hidup.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.