Kuliah Akuntansi Syariah

Hoho..post ini bukan bermaksud untuk memberi kuliah, tapi cm mereview kuliah yang saya nikmati setiap hari Selasa..hehehe..

Selama ini yang aku taw tentang produk keuangan syariah hanyalah seputar tabungan syariah (tools for saving) yang pernah aku buka di salah satu bank dengan imbuhan “syariah” di belakang nama konvensionalnya, selain dari itu pengetahuanku bener-bener minim. Belajar dari seorang teman kalo bunga tabungan di bank konvensional itu haram, karena perputaran uangnya tidak menggunakan prinsip syariah, dan selain itu yang terpenting adalah prinsip bahwa bunga itu haram dalam keuangan syariah..you can see how poor I am as a moslem, miskin ilmu!!

Sebagai seorang mahasiswa yang mengambil kekhususan dalam ilmu keuangan, yang selama ini aku pelajari day to day adalah sepenuhnya ilmu ekonomi klasik ramuan Adam Smith yang pernah dituangkan dalam bukunya, Wealth of Nations, dan di”sempurnakan” oleh JM  Keynes dalam bukunya General Theory of Employment, Interest, and Money setelah terjadinya depresi besar2an, dimana pasar tidak lagi mampu bereaksi terhadap pasar saham. Keynes juga yang menambahkan fungsi uang sebagai alat komoditas, sebelumnya dalam ekonomi klasik, fungsi uang hanya sebagai alat pertukaran (pembayaran) dan alat penyimpan kekayaan. As you know, hukum yang berlaku di pasar saham saat ini adalah reaksi pasar atas dasar persepsi pasar itu sendiri..nah lo, bingung kan…aku juga..hahaha…Bahkan hampir semua buku resensi mata kuliah yang kuambil adalah terbitan USA dan tentulah basis pemikirannya pun adalah apa yang berlaku disana..Gimanapun kita ga bisa bo’ong kalo ekonomi dunia berkiblat ke sana, akhirnya kaya krisis global yang melanda saat ini, di awali dengan krisis subprime mortgage di Amerika yang imbasnya sampai dengan krisis ekonomi makro di dunia, hoho..

Ok, that’s enough about convensional, let’s talk about what I really want to tell you..

Semester ini, bisa dibilang sengaja ga sengaja, aku ambil mata kuliah Akuntansi Syariah, memang ilmunya sih lebih mikro, karena difokuskan how is acounting treatment for syaria’ transaction..tapi kita juga pastinya diharuskan terlebih dulu untuk mengenal “apa sih ekonomi syariah?”, “apa prinsip-prinsip ekonomi syariah?”, dan “apa aja transaksi keuangan dalam ekonomi berbasis syariah?”..Awal mulanya aku malu sendiri, karena ternyata selama ini, sebagai seorang muslim aku masih awam banged dengan semua itu..Tapi semakin mengenal ekonomi syariah, aku semakin takzim dengan agamaku..(sorry, i didn’t mean to discrimninate another faiths). Islam benar-benar mengajarkan prinsip keadilan tidak hanya dalam kehidupan beragama, tapi semua bidang kehidupan termasuk dalam bidang ekonomi..(as a human basic need).

Definisi umum ekonomi syariah adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk mengalokasikan dan mengelola sumber daya untuk mencapai falah berdasarkan prinsip dan nilai-nilai Alquran dan Sunnah (dikutip dari buku “akuntansi Syariah karangan Sri Nurhayati), dimana keutamaannya ditujukan untuk kesejahteraan umat dengan berdasar pada prinsip keadilan dan menjaga nilai persaudaraan. Dalam Al Qur’an disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 275 disebutkan bahwa “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.

Kritik terhadap Ekonomi Konvensional

Sebelumnya, tidak perlu kita menjadikan ekonomi syariah sebagai tandingan bagi ekonomi konvensional, tetapi sebagai bentuk benchmark agar kita dapat memulai suatu sistem perekonomian yang lebih ideal dan lebih mengutamakan kesejateraan umat.

Kritik pertama, ekonomi konvensional cenderung berbicara pada dataran positif dengan alasan menjaga objektifitas ilmu pengetahuan, dan independen terhadap norma serta nilai. Norma yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi dipandang sebagai sesuatu yang given. Kedua, teori, model, kebijakan, dan masyarakat ekonomi yang dikembangkan selama 2 abad terakhir berada dalam lingkup tradisi materialisme. Ketiga, tradisi pemikiran neo klasik, yang merupakan mazhab pemikiran ekonomi mainstream saat ini cenderung menempatkan filsafat individualisme, merkantilisme, dan utilitarianisme sebagai dasar dalam penyusunan teori dan model ekonominya. Ini merupakan pembahasan dangkal yang diperoleh oleh seorang mahasiswa yang malas kuliah kaya aku..:)

Prinsip dasar ekonomi syariah

  1. Keadilan, saya anggap kita semua dapat memaknai arti keadilan, meskipun kita masih sering tidak dapat memenuhi prinsip dasar ini.
  2. Khilafah, dapat diartikan sebagai tanggung jawab dalam mengelola sumber daya ekonomi untuk kemashlahahan dan kesejahteraan umat.
  3. Takaful adalah jaminan terhadap pemilikan dan pengelolaan sumber daya serta hak setiap individu dalam menikmati kesejahteraan.

Dalam ekonomi syariah, traksaksi yang dilakukan berdasar pada asas risk-profit sharing, jadi ga hanya profit aja yg di-share, tapi juga risk-nya (lebih adil kan..), dan transaksi yang mengandung unsur riba adalah haram, selain itu transaksi yang juga diharamkan adalah sebagai berikut :

  • adanya gharar (ketidakpastian), misalnya hasil akhirnya tidak diketahui
  • adanya maisir (unsur gambling), misalnya spekulasi naik-turunnya harga
  • adanya potensi ketidakadilan
  • adanya pelanggaran prinsip saling ridha (saing menerima)
  • merusak harkat martabat manusia dan alam semesta
  • bertentangan dengan syariah Islam

Yah inilah at least sekilas tentang ekonomi syariah yang aku dapet waktu kuliah (yang biasanya dengerin dosen sambil ngantuk2..:p) Dan ternyata produk keuangan syariah itu banyak, ada murabahah, musyarakah, ijarah, salam, dll (asing yaaa…??hehehe..ayo rajin buka wikipedia, hoho..) Tapi memang ekonomi Islam itu lebih adil untuk semua pelaku ekonomi (jika kita maw berpikir…sayangnya kadang kita memang malas untuk memaksimalkan fungsi otak kita..*aku banged ni*)..So, how about you?? ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: