Cerita selama Liburan ^^

Rumus klasik, liburan itu menyenangkan dan pastinya dengan tanpa disadari waktu berjalan cepat.

Setelah melewati acara “unduh mantu” di Jogja, aku dan Abang kembali ke Jakarta karena aku masih harus ngantor di hari kecepit menjelang tahun baru. And happy new year everyone!! *basi banged si jess! better than never kanπŸ™‚ * Semoga di tahun ini, segala sesuatunya menjadi lebih baik, amien!

Setelah mempersiapkan segala sesuatunya, akhirnya tanggal 3 Jan yang lalu kami berangkat ke Malaysia buat honeymoon *blushing* dan dalam rangka mengantar Abang yang moving ke Malay demi mengejar impian. Seneng banged, ini pertama kalinya aku, juga Abang, ke luar negeri, hehe..Perjalanan Jakarta – KL makan waktu 2 jam, tapi ada perbedaan waktu antara Indonesia dengan Malay (1 jam duluan Malay). Sebenernya aku masih ga ngerti kenapa harus beda waktu satu jam, padahal waktu subuh dan maghribnya jatuh di saat yang sama, jadi maghrib di Malay tu jam 7 (jam 6 WIB), dan kalo diliat dari garis lintang *coba buka atlas de guys* kita masih terletak di derajat yang sama, tapi memang sih wilayah Malay kan terbagi 2, Borneo dan Malaka, ada perbedaan waktu antara 2 bagian tersebut, kalo berdasarkan garis lintang kaya WITA sama WIB, kebetulan ibukota negaranya ada di belahan Malaka, so kesimpulan sementara gw adalah mereka meniadakan perbedaan waktu dalam negara mereka *subject to be discuss for you who has a better reason, hehe..*

Cieee...gayaaa....

Di awal kedatangan, kami bener2 amazed sama Malaysia, secara pertumbuhan negara inilah yang bisa menjadi pembanding paling dekat dengan pertumbuhan negara kita. Saat pesawat dah maw landing, kita bisa melihat kebun2 sawit yang tertata rapi dan hampir menutupi setiap lahan kosong, seperti tidak ingin melewatkan sejengkal pun untuk dibiarkan menganggur. As you know, Malaysia masih jadi produsen minyak sawit no. 1 di dunia dan Indonesia masih menduduki posisi kedua *subject to be changed if there’s any changes, because maybe it’s not valid anymore*.

Sampe KLIA (baca : bandara), kami langsung nyimpulin bahwa negara ini sangat foreign friendly..^^ karena segala sesuatunya bener2 di beri petunjuk dengan jelas, dan tata ruang bandaranya pun menurutku sangat bagus, keren juga ada train yang menghubungkan gedung terminal dan meeting hall nya, dan yang lucu adalah what they called toilet is “tandas”, hehe..*boleh ga ketawa ko* . Trus kita langsung menuju hotel yang udah disediain sama kumpeni baru Abang, daerahnya di Klang Lama. Karena hari senin abang dah harus mulai ngantor, so hari Minggunya kita langsung hunting Menara Petronas, the icon of Malaysia pastinya, hehehe..

Awalnya kita ga taw gimana cara ke KLCC, tapi transportasi disini juga sangat user friendly, pilihannya adalah teksi, bas, dan train. Taksi disini bisa dibilang jelek2, ups, yah mobil yang dipake adalah proton *mobil buatan Malay* jadul, kalo ga maw dibilang buluk. Abis jauh lah kalo maw dibandingin sama taksi Jakarta yang bagus2. Dah gitu ya, supir teksi disini punya bargaining power yang tinggi *kasarnya mreka belagu bo!*, bisa nolak permintaan konsumen kalo mreka ga maw bawa ke arah yang diminta. Dari sini gw jadi bersyukur di Jakarta ada taksi kaya ****bird yang siap sedia mengantar kemanapun yang kita maw, dengan jaminan keamanan pula, yah okelah dya tarif baru *ups…ko jadi iklan ;p * tapi banyak juga taksi tarif bawah yang bisa dipercaya, cluenya warna cat: putih, lampu:kuning..loh loh, maksudnya apa sih jess…hehehe… Pilihan kedua adalah bas, ini yang paling reachable. Bas di sini juga ga berhenti di sembarang tempat, bener2 cm berhenti di halte, ga kaya metro mini di Jakarta yang amburadul. Mreka dah pake sistem ticketing, dimana ada jenis tertentu yang tiketnya *hanya dengan satu tiket* kita bisa pake kemanapun, meski ganti2 bas, selama sehari, harga tiketnya RM 2 *kalo dikurs-in ke IDR sekitar 6000an lah. Enak kan… Pilihan ketiga adalah train, jenisnya ada 4: Monorail, LRT *otomatic train, ga pake masinis*, Komuter, dan KLIA transit/express. Murah, cepet, nyaman, sistem ticketingnya efisien, dan udah integrated railway pusatnya di KL sentral.

abang-adek

Pemerintahan Malaysia masih mengikuti pola federal ala Britain, secara Malay adalah bekas jajahan Inggris, tapi kelebihannya adalah raja-raja kecil itu jadi punya prinsip untuk mensejahterakan rakyatnya, government servicenya jadi bagus, seperti di bidang pendidikan, di sekolah kebangsaan *sekolah negeri kalo di Indo* masih gratis sampe tingkat SMA, dan pelayanan lainnya kaya bikin kartu identitas, di sini konon kabarnya bikin KTP cm sehari hlo, dan ga berbelit-belit..πŸ˜€ Segala sesuatunya bisa dibilang udah cukup teratur, begitupun dengan masyarakatnya, oya penduduknya multiras, Melayu, China, India, Arab, dan foreigner lainnya. Kami melihat disini banyak banged foreigner kalo dibandingin sama Jakarta, mungkin yang membedakan adalah bahwa Malay lebih terbuka terhadap perbedaan culture dibanding Indonesia, kecuali Bali (mungkin). Oot dikit, pas kami sedang hunting apartment dan mengunjungi salah satu pemilik moving sales, which is african guy, dya bilang dya pengen banged ke Bali karena kata dya semua orang pergi ke Bali. Trus si Abang dengan devilnya bilang ke dya kalo aku belum pernah ke Bali, eeeh si african guy itu langsung ngomong gini, “Ooow…shame on you!!” Huks huks..kasian de gueeeeeeeee…😦 *next trip must be Bali* weeeks..ga mungkin aja deh, yang diincer pasti tiket promo ke Malay demi bertemu dengan suami tercinta,..Yaaang, ke Bali yuuuuk…hehehe..

Hotel tempat kami stay selama belum ketemu apartment sepertinya adalah milik China, jadi channel cable tv nya dipilih yang berbahasa China, dan pastinya gw ga ngerti, satu2nya yang bagus cm discovery channel, lainnya cm channel tv lokal. Dan ternyata sodara2, mreka malah nampilin sinetron2 Indonesia!! yang dah agak jadul pula, di sana Agnes, Acha, Irmansyah cukup terkenal hlo..omy omy…dan ternyata juga lagu2 Indo banyak beredar, bisa dipastikan juga band2 Indo sangat “digilai” *bahasa mreka ni*. So, pilihan gw ketika Abang kerja adalah jalan2!!..hahaha..Dengan modal nekad, aku jalan2 sendiri ke Petaling Street *kaya Pasar Baru dah*, University of Malaya, ke pameran postgraduate program di Mid Valley, ke pusat kebudayaan KBRI ketemu anak2 SMA Indo yang baru bubar sekolah *pake kurikulum Indo juga*, dll…Jalan2 lainnya pastinya dilakukan bersama Abang dunks… pertama ke Genting Highland, di sana dengan beruntungnya aku dapet boneka Teddy Bear gede, big prize hasil mancing bebek2an, hehehe…terus mengunjungi kerabat di Ciberjaya, sorenya kita keliling2 Putrajaya, which is pusat pemerintahan Malaysia *mreka udah memisahkan central business dengan central government*, terus ke Chowkit demi mencari masakan Indonesia, kangen boo…Aku kurang suka dengan masakan disini *mungkin belum ketemu t4 makan yang maknyuss aja kali yaa*, banyakan berkari dengan bumbu2 beraroma kuat, padahal kayanya makanan di Penang Bistro enak2 yah..*kataku sih, kalo si Abang agak kurang suka*

Dan blablabla….akhirnya 2 minggu sudah aku di KL, and it means I should go back to Jakarta, berpisah dengan Abang *semoga hanya untuk sementara waktu, mohon doanya ya supaya aku bisa cepet nyusul Abang..*

Selanjutnya adalah the saddest part ketika aku mesti berpisah sama Abang di KLIA, sekuat mungkin aku tahan untuk engga nangis, meskipun akhirnya aku ga bisa nahan, tapi untungnya airmataku baru netes setelah aku balikin punggung. I will miss him so much…😦 aku ga bisa nyiapin pakaiannya di pagi hari ketika dya akan berangkat ke kantor, aku ga bisa lagi masakin makan malemnya, dan pastinya aku ga bisa shalat jamaah bareng Abang, dimana kami terbiasa berdoa bersama setelah usai melaksanakan shalat.

And now, I really miss him….

5 responses to this post.

  1. Sayang, I miss you too. Can’t wait to see you.😦
    be though ya, semoga adek bisa cepet nyusul ab kesini. amin

    luv u,
    Abang

  2. Posted by supri982248 on January 24, 2009 at 10:41 pm

    jadi sedih bacanya..

    semoga abangku dan adikku berbahagia selalu..

    doakan saya bang cepet nyusul..

    makasih ya bang..nyusul nikah apa ke malay ni bang?
    hehehhe…
    tapi didoain aja ya, semoga bisa segera menggenapkan separuh agamanya..
    amien..

  3. Posted by hepi nya bu... on February 4, 2009 at 3:31 pm

    fuh
    mengharukan
    pengen ke sana juga je..

    pengen juga punya 1st exp ke negri orang
    kapan yup?

    hehe
    mudah2 an aku segera lulus s1dan bisa s2 ke jepang!
    whuahah

    dream is my gasoline!

  4. Posted by juzztyas on February 5, 2009 at 11:06 am

    hehehe smangat ya mb je…
    kan hikmahnya jadi bisa sering2 ke Malaysia
    *tyas nitip coklat yang banyaaak :D*
    aku jg doain d, biar km cpt nyusul abangmu
    tmangaaaaaad

    ++idem ama hepi: kapan aku bisa s2 ke London!!???hahahahag++

  5. Posted by widiajessti on February 10, 2009 at 11:11 am

    Oke hep, rencana liburan kita on sched yaa..
    Nanti kita planning lebih mateng, baru booking tiket..
    Liburan is suppoused to be Santaii..hehehe

    Temangad yas! Amien2..
    Semoga hepi bisa lanjut ke Jepang, biar ketemu sodara2nya..hahaha
    Semoga tyas bisa lanjut ke UK, biar aku bisa numpang kalo jalan2 ke sana..hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: