Handling Pressure..

Terinspirasi dari pembicaraan temen2 di milis..

Fisika, salah satu cabang ilmu pengetahuan alam tertua yang mempelajari tentang konsep dasar energi, gaya, dan ruangwaktu, ternyata juga bisa mengajarkan kita tentang filosofi kehidupan.

Masih ingatkah tentang hubungan Gaya, Tekanan, dan Luas Permukaan?

Dalam fisika tekanan/pressure (P) sering diartikan sebagai gaya yang bekerja pada suatu satuan luas tertentu.  Satuan tekanan dalam Satuan Internasional (SI) adalah N/m2 atau dalam Pascal, sedangkan untuk satuan British berupa pound per square inch (psi). Tekanan dirumuskan dengan:

P = F/A

P = Tekanan (Pressure)

F = Gaya yang bekerja (Force)

A = Luas permukaan (Unit Area)

Dengan kata lain, tekanan sebanding dengan gaya yang bekerja, dan berbanding terbalik dengan luas permukaan yang terkena dampak gaya. Hal ini berarti semakin kecil besaran luas permukaan yang terkena gaya, maka tekanan yang dirasakan akan menjadi lebih besar.

Kita hubungkan rumusan di atas dengan salah satu fenomena kehidupan, yaitu stres. Stres adalah masalah yang umum menghinggapi tiap manusia. Walaupun stress tidak selalu negative, akan tetapi secara umum disepakati bahwa stress adalah suatu hal yang mengganggu pikiran seseorang, yang akibat selanjutnya juga negative, misalnya penurunan produktivitas kerja, penurunan kondisi kesehatan dan bahkan untuk kasus yang ekstrem dapat menyebabkan gangguan jiwa.

Kita gunakan rumus tekanan di atas untuk meng-eksakkan stress. Stress kita analogikan dengan tekanan (P), penyebab stress/stressor dengan gaya yang bekerja (F), dan pikiran/hati penderita stress dengan luasan yang dikenai gaya (A).Jika dikaitkan dengan hubungan rumus tadi, maka stress (P) akan meningkat apabila stressor (F) meningkat, dan atau pikiran penderita stress (A) menyempit.

Jadi apabila stressor datang dan kita tidak membuka pikiran dan hati, yang ada kita akan semakin tergerus oleh tekanan. Tapi jika kita membuka pikiran kita, melapangkan dada, memasrahkan segala sesuatunya pada Yang Maha Kuasa, dan membuka mata hati kita untuk mencerna setiap hikmah yang ada dalam setiap permasalahan hidup yang kita hadapi, maka kita bisa mereduksi stress yang melanda.

Ingat rumus P=F/A, apabila pembilang (stressor; F) tetap dan penyebut (pikiran; A) bertambah besar, hasilnya adalah nilai P atau stress akan berkurang, sebuah matematika sederhana.

Rumus di atas dapat menjelaskan pula kekuatan dari sebuah ‘curhat’. Curhat atau kegiatan membuka diri dan hati kita kepada orang lain yang salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan solusi atas masalah yang kita hadapi, sebenarnya adalah sebuah usaha untuk memperluas pikiran penderita stress (A) dengan jalan membagi masalahnya dengan orang lain dengan harapan orang lain akan memberikan pandangan lain atau bahkan dapat memberikan solusi. Curhat adalah usaha memperbesar penyebut dari rumus stress, karena penyebutnya bernilai besar, maka hasil perhitungannya akan menjadi kecil (stress turun).

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana jika besaran A = 0, atau dengan kata lain pikiran kita kosong, maka yang akan terjadi adalah..

P = F/A

P = F/0 = ~ (tidak terhingga)

Hasilnya tidak terhingga, artinya adalah stress menjadi sangat besar, yang akibatnya mungkin dapat mengirim seseorang ke Rumah Sakit Jiwa. heee…

Dari apa yang diungkapkan di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain:

  1. Stres dapat kita kurangi atau hilangkan dengan jalan mengurangi atau melenyapkan stressor.
  2. Stress dapat pula dikurangi apabila kita bisa memperluas pikiran kita (berpikir positif) tentang stress yang melanda.
  3. Stress dapat dikurangi dengan jalan Curhat dengan orang terdekat yang dapat dipercaya (suami atau istri, orang tua, teman, atau penasehat spiritual)
  4. Janganlah membiarkan pikiran kita kosong tanpa perlawanan terhadap stress, karena akan membuat stress kita semakin besar.


3 responses to this post.

  1. Posted by juzztyas on March 7, 2009 at 3:02 am

    hyahahahahahahaha
    i don’t know what we would called this, a coincident??? a brilliant coincident??huh
    i just post this pressures thingy on my blog…and find out that you apparently wrote this post!!!

    sooo kapan kita melacuur???hahahahaha

  2. Posted by widiajessti on March 20, 2009 at 2:57 pm

    kita memang aneh…tapi dijelaskan dlu ni daripada salah paham yg baca..

    melacur = melakukan curhat

    ayo, traktir aku maem JCO, hehehe..
    gendut gapapa deh..

  3. Posted by acep on March 20, 2009 at 9:32 pm

    nah ini informatif jeung keren2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: