Menanti damai dalam senja

Siang itu dicarinya kehangatan mentari,

namun separuh semesta seakan tidak peduli, bahkan justru mengaburkan pandangan

dengan menebar hujan badai yang mengungkung dimensi

menyambut tautan gejolak dalam hati

Tak dijanjikannya pelangi siang itu

 

Malam itu dinantinya kerlip bintang dan rona merah rembulan

demi selembar asa yang dapat menyelimuti dingin yang mendera

namun sisa mendung masih enggan beranjak

tetap menggelayut manja dalam dekapan langit

 

Hanya angin malam yang datang menghibur

dengan tarian angsa yang mendesir gemulai

 kiranya separuh semesta dapat mendengar rintihan hatinya

 tak mengijinkan untuk berlarut dalam kesunyian

 

Langkahnya masih belum berhenti

pikirannya tetap melaju

meskipun nafasnya tersengal mencoba untuk mengiringi

mata hatinya mulai lelah bertanya tentang kristalisasi makna

kilasan peristiwa yang datang dan pergi menyinggahi biduk kehidupannya

 

Dibukanya mata dengan harapan akan keceriaan mentari pagi itu

agar tak pudar keyakinannya akan keajaiban rahasia semesta alam

yang tersimpan untuk persembahan mata hatinya

 

Mencoba mencari..

namun mentari masih bersembunyi di balik kabut pagi

nampaknya semesta alam menginginkannya untuk mencari cahaya itu dari balik pintu hatinya sendiri

pesan yang teruraikan dari embun pada pucuk-pucuk daun

 

Dihentikan langkahnya..

sejenak hatinya membatin,

“baiklah, aku tidak lagi mengharapkan semua itu,

hanya cukup kehadiranmu agar damai senja sore ini dan seterusnya..”

4 responses to this post.

  1. Posted by hepi on June 9, 2009 at 3:06 pm

    ngomongin apaan neng?
    pengen deket ma suami kah??
    hehe

  2. Posted by vins on June 9, 2009 at 3:40 pm

    mmm…..
    kita gak tau mengapa mentari harus bersembunyi..
    kita merupakan ciptaan -Nya yang harus selalu mengikuti orbit,
    dengan atau tanpa sebab…
    segala yang terjadi bukan tanpa sebab, aku disini, menanti…..
    ^-^

    percaya, setelah kesusahan, selalu ada kemudahan…
    mungkin bukan seperti yang diinginkan, tapi PASTI..

  3. Posted by widiajessti on June 9, 2009 at 5:02 pm

    hepi.. nggremeng dhewe, yang pasti ga ngomongin orang deh.

    vins.. that’s why i always love you, and you always got my back for every single thing you do!
    and… my shoulder too dear..

  4. mendung hanya akan jadi mendung
    dan mentari hanya akan menjadi mentari
    setiap hal adalah istimewa
    tergantung dari sisi hati mana kita melihatnya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: