Perkembangan Dedek Bayi hingga Minggu ke-20

Horee.. akhirnya posting lagi setelah sekian lamanya, padahal tadinya pengen banyak berbagi cerita pregnancy..๐Ÿ™‚

Alhamdulillah, senangnya memasuki pertengahan masa kehamilan!! karena sudah melewati minggu ke -20 atau memasuki bulan ke-5 kehamilan. Half way to go, insyaallah.. Menjalani kehamilan adalah suatu berkah yang tak terkira, bahwa kita diberi kesempatan untuk menjalani sebuah ibadah, kebaikan, dan kesempatan untuk merasakan menjadi wanita seutuhnya..

Hingga minggu ini, berat badan saya sudah naik sekitar 4,5 kilo, hehehehe.. Jadilah perut saya mulai membuncit, meskipun banyak yang bilang kalo perut saya masih terbilang “ga kelihatan” untuk usia kehamilan 5 bulan.

Mulai merasakan gerakannya..

Pertengahan bulan ke empat saya mulai merasakan gerakan si Dedek, secara ilmiah hal ini dikarenakan adanya perkembangan rangka tulang bayi yang semakin panjang dan kuat, tapi jika dalam agama saya, Islam, hal ini diterangkan sebagai saat ditiupkannya ruh kehidupan pada janin, Allah meniupkan ruhnya pada umur 120 hari. Pada hari itu jugalah Allah menentukan umur, rezeki, jodoh, dan matinya bayi ini.

Dari Abdullah bin Mas’ud ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap kamu dibentuk di perut ibunya selama 40 hari, kemudian berbentuk ‘alaqah seperti itu juga, kemudian menjadi mudhghah seperti itu juga. Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh dan menetapkan 4 masalah…. “(HR. Bukhari, Ibnu Majah, At-Tirmizy)
(dikutip dari www.eramuslim.com)

Setiap fase tersebut, membutuhkan waktu 40 hari dalam pembentukannya. Semoga menjadi insan yang senantiasa bermanfaat dan membawa berkah bagi sesama..

Awalnya saya belum mengenali gerakan si Dedek, tapi lama-lama karena semakin sering, jadi kenal deh. Ngerasa lucu juga, karena mulai sering saya ajak bicara, saya kadang bisa merasakan responnya, semacam ‘kedut-kedut’ di dalam perut, hehehe..

Perkembangan Dedek sampai Minggu ke 20

usia janin 20 minggu Saya mengamati perkembangan Dedek melalui USG yang dilakukan setiap kunjungan ke dokter kandungan, rutin tiap bulan. Perlu diketahui bahwa USG tidak membahayakan bagi janin. Pada saat USH kita dapat melihat perkembangan janin, seperti saya yang selalu merasa takjub saat menjalani USG, setiap tulang dalam tubuh Dedek alhamdulillah tumbuh dengan baik dan sehat, begitu pula organ dalam tubuh dan otaknya. Terakhir saya sudah bisa melihat telapak kakinya, meskipun belum bisa menghitung jari-jarinya, hehe.. Beratnya sekarang mencapai 500 gram, termasuk lebih berat dari ukuran normal. Dalam buku kehamilan yang saya punya, pada usia janin 20 minggu, biasanya beratnya mencapai 250 gram dan panjangnya sekitar 20,5 cm.

Dokter juga sudah mengenali alat kelaminnya, jadi sudah ga penasaran lagi..๐Ÿ™‚

Pada usia ini, bayi dalam kandungan biasanya sedang mengalami perkembangan pesat pada sel-sel saraf sensorisnya, jadi indera-inderanya mulai bisa merasakan. Dia sudah mulai merasakan kebisingan di luar kandungan, dan mulai mengenali suara si Ibu.

Perubahan pada Mommy

Saya mulai merasa sering lapar pada saat-saat di luar jam makan normal, hehehe.. meskipun terkadang saya masih mual dan muntah. Perubahan lainnya adalah jadi sering bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, karena posisi kandung kemih yang terdesak oleh rahim. Biasanya juga terjadi perubahan pada kulit dan rambut, termasuk timbulnya jerawat yang menyebar dengan penuh suka cita di area wajah (pengalaman pribadi) :p

Menjalani Tes TORCH

Hendaknya seorang calon ibu yang mempersiapkan dirinya untuk hamil, telah menjalani tes TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex virus) sebelum masa kehamilan. TORCH merupakan sejumlah virus yang dapat mengganggu perkembangan embrio. TORCH perlu dicegah dengan vaksinasi, dan vaksinasi ini harus dijalani sebelum hamil, karena pada saat hamil biasanya dokter tidak menyarankan seorang ibu hamil untuk menjalani vaksinasi apapun, termasuk vaksinasi untuk virus-virus flu yang saat ini sedang populer, pada saat melakukan perjalanan.

Terbang pada saat hamil

Insyaallah aman, untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang pada saat hamil. Tapi untuk usia kehamilan trimester pertama, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan, seperti yang saya lakukan pada usia kehamilan 3 bulan, dokter saya memberi semacam obat untuk penguat janin, karena dikhawatirkan tekanan tinggi pada saat pesawat di udara dapat mengganggu kestabilan janin.๐Ÿ™‚

4 responses to this post.

  1. so glad to read this post, jessti…..

  2. maha suci ALLAH…………….

  3. dear….
    kenapa kq pas hamil g boleh suntik vaksinasi?
    beda g yach kalo m suntik TT?

  4. Posted by desy on April 15, 2012 at 2:52 pm

    iyya . nih jerawat d muka sy makin banyak aja.. trus klo janin.y nendang2 emang itu jd kebahagian trsndiri buat ibu ..ky sy !yg baru hamil pertama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: