Manajemen ASI

Percayalah, menyusui bayi kita adalah hal yang sangat membahagiakan, I’m so grateful..

Ketika masih dalam masa cuti hamil, saya bisa menyusui Raza kapan aja, anytime.. tapi sejak cuti hamilnya selesai dan harus kembali bekerja, otomatis saya harus me-manage baik produksi dan pemberian ASI saya ke Raza. Waktu awal menyusui, saya mulai tanya sana-sini ke temen-temen yang bekerja dan sudah berpengalaman mengelola ASI. Untuk kemudahan, saya akan sedikit berbagi tips bagaimana mengelola ASI untuk temen-temen, khususnya ibu muda, yang juga bekerja dan ingin memberikan ASI eksklusif bagi bayinya. Jika belum menjalani pasti akan terkesan ribed, tapi setelah dijalani dengan hati gembira tentunya, insyaallah akan jadi mudah..🙂

So, here it is..

  1. Pada saat produksi ASI sudah mulai lancar, belajarlah cara memeras ASI, bisa dengan menggunakan tangan, bisa juga dengan alat bantu pumping.
  2. Satu bulan sebelum masa cuti hamil habis, mulailah persiapkan stok ASI. Persiapkan juga botol2 untuk menampung ASI, biasanya ukuran 130 ml (satu porsi minum). Sekarang sudah ada yang dijual online, di website Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) juga bisa dipesan online. Kalau saya beli di RS St. Carolus, di apoteknya. Untuk stok awal saya beli sebanyak 30 botol, tergantung dari produksi ASI.
  3. ASI yang sudah diperas, tanpa dimasukkan ke kulkas, akan bertahan dalam waktu 8 jam. ASI yang sudah diperas dan dimasukkan ke dalam kulkas (bukan frezer) akan bertahan dalam waktu 1 hari (24 jam), dan ASI yang dibekukan dalam frezer akan bertahan 1 bulan, ada yang bilang bisa bertahan sampai 3 bulan.
  4. Jadi, selama ditinggal ke kantor, persiapkan ASIP sekitar 450 ml tergantung kebutuhan (berdasarkan usia bayi). Pindahkan ASIP yang akan digunakan dari frezer ke rak kulkas di luar frezer.
  5. Untuk menghangatkan ASIP, bisa dengan cara mencelupkan botol ASIP ke dalam air panas biasa, bisa juga dengan menggunakan warmer khusus ASIP yang suhunya sudah disesuaikan, biasanya cara ini jauh lebih praktis.
  6. Persiapkan perlengkapan memeras selama di kantor. Biasanya kemanapun saya pergi, jika tidak dengan Raza, saya akan membawa perlengkapan memeras ASI yang terdiri dari coolbox, ice-gel (bisa dicari di toko perlengkapan bayi, di pusat perbelanjaan, atau di ACE Hardware), botol ASIP, dan pumping (jika dibutuhkan).
  7. Selama di kantor, usahakan untuk memeras ASI sedikitnya 2x, misalnya sebelum makan siang dan sebelum pulang kantor.
  8. Simpan sementara ASI yang sudah diperas dan ice-gel di kulkas kantor, ketika akan pulang kantor, barulah pindahkan ke dalam coolbox.
  9. Sterilkan semua peralatan feeding bayi dengan cara dimasak dalam air mendidih selama 3 menit, atau bisa dengan sterilizer khusus perlengkapan feeding bayi.
  10. Memindahkan stok ASI dari satu kota ke kota lain. Hal ini dari pengalaman saya, karena melahirkan di Jogja dan harus kembali ngantor di Jakarta, maka saya harus memindahkan stok ASI saya selama di Jogja ke Jakarta dengan menggunakan pesawat. Jika dimasukkan ke dalam kabin, maka isi dari tiap botol ASIP tidak boleh lebih dari 100 ml, alternatif lain tentu saja dimasukkan bagasi. Mengangkutnya dengan menggunakan coolbox yang besar sekitar 12 liter dan untuk menjaga suhunya tetap dingin gunakan ice-gel dalam ukuran besar, dan siapkan beberapa sesuai kebutuhan.
  11. Tidak hanya dalam ekonomi, hukum supply = demand juga berlaku dalam produksi ASI. Jadi setiap kali selesai dikosongkan, ASI akan kembali diproduksi. Kita harus yakin bahwa ASI kita akan mencukupi kebutuhan buah hati kita.

Semoga bermanfaat..🙂

2 responses to this post.

  1. Posted by sapi-kecil on May 24, 2010 at 10:47 am

    aaaaaaaaaaaaaaa….
    Gak sabar…
    Kadang gw aja bisa nangis sendiri saat bnr2 merasa terharu merasakan gerakan2 di dalam kandungan….kadang jg cekikikan sndr…
    Apalagi ntr pas dah lahir yaaaa….

  2. Posted by ummu mutia on December 17, 2010 at 12:50 pm

    salut deh sama perjuangan mbak, saya meski ndak bekerja juga pengen punya ASIP, karna kadang harus keluar tanpa baby, meski sebentar.eniwei saya ijin share infonya niy mbak,🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: